Pertumbuhan pendapatan yang signifikan tersebut juga berhasil membalikkan posisi keuangan Perseroan dari rugi bersih sebesar Rp55,6 miliar pada Kuartal I-2025 menjadi laba bersih periode berjalan sebesar Rp513,8 miliar pada periode sama pada tahun ini.
"Turnaround APLN di Kuartal I-2026 merefleksikan hasil dari strategi asset recycling dan optimalisasi aset. Monetisasi aset matang berhasil mendorong revenue dan sekaligus memperbaiki bottom line perusahaan," kata Wafi.
Kesuksesan APLN mengoptimalkan aset-aset matang dengan nilai tinggi menjadi kunci perbaikan fundamental perusahaan secara terus menerus.
Sejak 2017 APLN melepas portofolio propertinya untuk membiayai proyek-proyek baru dengan nilai tinggi dan memangkas utang dalam mata uang asing, khususnya dollar Amerika Serikat.
Beberapa aset yang didivestasi di antaranya adalah Central Park Mall, Neo Soho Mall, Pullman Ciawi Vimala Hills, hingga terbaru Deli Park Mall Medan.
(Nur Ichsan Yuniarto)