sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ajak Milenial Berinvestasi, BEI Gandeng Influencer di Program Incubator

Market news editor Fahmi Abidin
09/12/2019 16:00 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) menggandeng influencer untuk melakukan edukasi terkait pasar modal melalui sosial media.
Ajak Milenial Berinvestasi, BEI Gandeng Influencer di Program Incubator. (Foto: Ist)
Ajak Milenial Berinvestasi, BEI Gandeng Influencer di Program Incubator. (Foto: Ist)

IDXChannel – Demi menggaet kalangan milenial untuk mulai investasi serta dalam rangka penutupan program investor Incubator 2019, Bursa Efek Indonesia (BEI) menggandeng influencer untuk melakukan edukasi melalui sosial media.

Sepanjang 2019, BEI mencatat sebanyak 250 orang berinvestasi saham melalui sosial media, sehingga ditargetkan akan meningkat sebesar 500 hingga 1.000 dari kalangan milenial untuk berinvestasi di pasar modal.

Baca Juga:

Bos BEI Ungkap Mengapa Investor Millenial Tumbuh Cepat

“Memberikan edukasi tentang pasar modal melalui sosial media apalagi banyak milenial lebih melek di sosial media, untuk itu kita melakukan edukasi dan kita pilih beberapa orang yang memiliki pengaruh di sosial media, untuk itu mereka kita ajarkan berinvestasi pasar modal, saham, apa yg harus diliat dan sebagainya. Makanya kita sebut Investor Incubator, harapannya mereka nantinya memberikan edukasi ke followersnya,” ungkap Sekretaris BEI, Yulianto Aji Sardono, kepada video journalist iNews Ryan Rahman pada Senin (9/12/2019).

Sejatinya Incubator merupakan program yang pertama diadakan BEI sejak Mei 2019 dan tepat pada Senin (9/12/2019) resmi menutup kegiatan tersebut dengan menggandeng influencer di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Influencer Ikut Terlibat Edukasi Pasar Modal

Tercatat 5 influencer diundang BEI agar dapat memberikan edukasi kepada para pengikutnya di sosial media untuk berinvestasi dan memahami pasar modal. Program Incobator menunjuk Philip Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas sekuritas dalam program tersebut.

Salah satu influencer yakni Aryo Pratomo menyebutkan bahwa dirinya kini telah memahami untuk berinvestasi saham setelah BEI untuk mengikuti Program Incubator.

“Awal kenal investasi pasar modal sesuatu rumit, bingung mulai jadi sebenarnya banyak banget perbandingan saham, sekarang lebih terbuka, mudah-mudahanan hasil yang baik. Saya selalu percaya segi investasi, saham ada, bisnis ada, ada beberapa bisnis ada, saya menjalankan beberapa bisnis inves di beberapa teman-teman, saya ada property yang saya jual, dan juga ada di obligasi,” ungkap Aryo. (*)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement