Untuk saham DEWA, Michael menilai pergerakannya sudah sangat agresif dari sisi teknikal.
“Sementara untuk DEWA, terjadi parabolic curve, sehingga secara teknikal tidak bisa dijustifikasi lagi,” ujarnya.
Selain ketiga saham tersebut, Michael juga menyinggung saham Bakrie lainnya, VKTR dan ALII, yang menurutnya masih menunjukkan potensi teknikal yang relatif menarik.
“Terutama di VKTR yang terlihat tertahan di area 1.000, ini merupakan hal lumrah karena merupakan bagian dari resistance psikologis. Melewati area ini akan memberikan peluang untuk VKTR ke 1.250,” tutur dia.
Sementara untuk ALII, Michael menilai kunci pergerakan ada pada kemampuan saham tersebut bertahan di level tertentu.