“ALII, bertahan di 1.250, akan membuat saham ini memiliki potensi ke 1.500,” imbuh dia.
Aksi CGS di BRMS
CGS International Sekuritas Indonesia tercatat mengurangi porsi kepemilikannya di saham BRMS dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), CGS secara bertahap melepas saham BRMS sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Aksi jual dilakukan hampir setiap hari, dengan volume bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu saham.
Pada 29 Desember 2025, CGS tercatat menjual 18.000 saham BRMS. Aksi tersebut berlanjut pada 2 Januari 2026 dengan penjualan 21.568 saham, disusul 167.500 saham pada 5 Januari 2026. Tekanan jual masih berlanjut pada 6 dan 7 Januari 2026, masing-masing sebesar 16.000 saham dan 15.000 saham.
Serangkaian transaksi tersebut membuat porsi kepemilikan CGS di BRMS turun tipis namun konsisten, dari sekitar 5,6424 persen menjadi 5,6422 persen. Seluruh transaksi tercatat dilakukan melalui broker CGS (kode YU).