Kemudian, perseroan kembali menggelar buyback saham pada 3 Juni 2025 hingga 28 Februari 2026. Selama periode tersebut, jumlah saham yang diserap mencapai 556,2 juta saham atau setara 1,89 persen.
Dengan demikian, total saham hasil buyback alias saham treasuri ADRO mencapai 598,19 juta saham atau setara 2 persen.
Manajemen Alamtri menjelaskan, alasan perseroan kembali melakukan buyback dalam rangka meningkatkan likuiditas perdagangan saham, sehingga diharapkan harga saham perseroan dapat mencerminkan fundamental. Selain itu, buyback saham juga akan memberikan pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor.
(Rahmat Fiansyah)