Pasar fisik juga mulai menunjukkan tanda kekurangan pasokan.
Persediaan aluminium di gudang LME tercatat turun sejak Oktober tahun lalu dan berada di level 418.675 ton per 27 Maret, terendah sejak Juli tahun lalu.
Dari sisi permintaan, data manufaktur China turut menopang harga logam. Indeks PMI manufaktur resmi China pada Maret tercatat 50,4, naik dari 39,0 pada bulan sebelumnya dan kembali berada di atas level 50 yang menandakan ekspansi, menurut Biro Statistik Nasional China.
Logam dasar lainnya di Shanghai Futures Exchange bergerak bervariasi, dengan tembaga naik 0,24 persen, seng menguat 0,49 persen, timbal naik 0,18 persen, nikel turun 0,35 persen, dan timah melonjak 1,62 persen.
Sementara di LME, tembaga naik 0,18 persen, seng menguat 0,19 persen, timbal naik 0,18 persen, nikel turun 0,19 persen, dan timah naik 0,30 persen. (Aldo Fernando)