"Ini kami pantau harian. Jadi, stok ada, produksi jalan, distribusi kita kawal. Target kita sederhana, Lebaran tenang, harga stabil, masyarakat tersenyum,” kata Amran.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga cabai rawit merah secara nasional dalam sepekan terakhir tercatat turun 4,95 persen.
Harga rata-rata turun dari Rp77.937 per kilogram pada 24 Februari 2026 menjadi Rp74.082 per kilogram pada 3 Maret 2026.
Di tingkat Provinsi Gorontalo, penurunan harga cabai rawit merah juga terjadi sebesar 3,63 persen pada periode yang sama, dari Rp55.917 per kilogram menjadi Rp53.889 per kilogram.
Penurunan harga dinilai Amran menjadi indikasi membaiknya pasokan di tingkat pasar serta turut menjaga daya beli masyarakat.
(DESI ANGRIANI)