Selain itu, dari sisi ukuran dan likuiditas, ia menilai Indonesia masih jauh dari ambang batas degradasi indeks, mengingat sejumlah saham masih memenuhi kriteria utama MSCI.
“Karena itu kami tidak melihat adanya jalur yang kredibel menuju penurunan ke frontier market,” kata Wilbert.
Wilbert juga menekankan bahwa reformasi pasar modal Indonesia, termasuk upaya peningkatan transparansi dan free float, telah diakui MSCI dan mulai tercermin dalam rebalancing indeks sebelumnya.
Secara keseluruhan, Mirae Asset memperkirakan Indonesia akan tetap mempertahankan status emerging market dalam pengumuman MSCI pekan depan.
“Kami memperkirakan tinjauan pekan depan akan mengonfirmasi status Indonesia sebagai Emerging Market. Hasil yang solid akan menghilangkan salah satu tekanan terbesar di pasar,” tulis dia.