sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Antisipasi Karhutla, Triputra Agro (TAPG) Manfaatkan Satelit Pantau Hotspot

Market news editor Rahmat Fiansyah
01/09/2026 22:01 WIB
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memiliki strategi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area kebun sawit miliknya.
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memiliki strategi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area kebun sawit. (Foto: Ist)
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memiliki strategi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area kebun sawit. (Foto: Ist)

Dia menyebut, pendekatan preventif ini berhasil menekan potensi kebakaran di area kebun dan konsesi. Dia menyebut, pada tahun ini, tidak ada hotspot di area kebun TAPG di Jambi yang mencapai 6.800 hektare (ha). 

Di Jambi, TAPG juga memiliki dua Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang berlokasi masing-masing di utara dan selatan area kebun, termasuk 4 regu inti (60 orang), 12 regu pendukung (120 orang), dan 8 regu warga (80 orang). Kompetisi para petugas tersebut turut didukung dengan kerja sama pelatihan bersama Manggala Agni, brigade atau pasukan khusus pengendali karhulta di bawah Kementerian Kehutanan.

Selain tim dan satelit, TAPG juga memiliki sarana dan prasarana dalam menangani karhutla seperti embung yang mencapai 7 titik, 2 unit drone, 2 truk pemadam kebakaran, dan 12 menara pantau. Kesiapan ini memungkinkan tim bergerak cepat memadamkan hotspot, termasuk inisiatif  menangani hotspot di daerah yang relatif jauh dari konsesi dan minim fasilitas pemadaman.

TAPG juga bergerak lebih jauh dengan terlibat memadamkan api di luar area konsesi. Sepanjang bulan Agustus 2026, perseroan ikut memadamkan api sebanyak 4 kali di Desa Suko Awin Jaya dan Desa Kaos.

Timbul menambahkan, perseroan juga secara berkala mengadakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk tidak membakar lahan saat membuka area tanam baru. Perseroan sendiri memiliki SOP yang ketat melalui zero burning policy secara mutlak di seluruh aktivitas pembukaan lahan baru (land clearing) maupun peremajaan kebun (replanting).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement