Untuk 2027, pendapatan diperkirakan mencapai Rp27,7 triliun, naik 3,7 persen dari proyeksi sebelumnya dan tumbuh 26,3 persen secara tahunan.
Lebih agresif lagi, proyeksi laba bersih TINS 2026 dinaikkan menjadi Rp4,9 triliun, melonjak 120,3 persen dari proyeksi sebelumnya dan 55,8 persen secara tahunan. Laba bersih 2027 juga diperkirakan mencapai Rp4,9 triliun.
BCA Sekuritas pun mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp5.500 per saham. Valuasi tersebut setara dengan sekitar 8,2 kali price to earnings (P/E) FY27.
Meski demikian, sejumlah risiko tetap perlu diperhatikan, terutama apabila pemulihan volume penjualan berjalan lebih lambat, harga timah terkoreksi, biaya meningkat, atau terdapat perubahan kebijakan royalti di sektor pertambangan logam. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.