Tekanan juga terlihat di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,46 persen ke level Rp18.049 per dolar AS. Pelemahan yang berlanjut memicu spekulasi bahwa Bank Indonesia dapat menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) di luar jadwal sebelum pertemuan yang telah dijadwalkan pada 17–18 Juni 2026.
Pada pekan depan, pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik, antara lain cadangan devisa Mei 2026 pada 8 Juni, indeks kepercayaan konsumen Mei 2026 pada 10 Juni, serta data penjualan ritel April 2026 pada 11 Juni.
"Di tengah minimnya katalis positif dan masih kuatnya tekanan sentimen negatif, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 5.500 pada pekan depan," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.