Sebagai informasi, PT Astra International Tbk (ASII) kembali menjadwalkan buyback saham dengan total nilai Rp2 triliun di tengah gejolak pasar.
Buyback saham tersebut akan dilakukan mulai 16 Maret hingga 15 Juni 2026 pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Astra memastikan jumlah saham beredar di publik (free float) setelah pelaksanaan buyback tetap terjaga, dengan porsi minimal 7,5 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Dalam pelaksanaan buyback, perseroan akan menggunakan dana internal alias bukan dari pinjaman atau dana
hasil penawaran umum.