Dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang kepada Hartman International Pte Ltd dan PT Bank Nationalnobu Tbk.
Sementara itu, sisa dana hasil aksi korporasi akan dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja serta belanja modal (capital expenditure/capex) sejumlah entitas anak usaha perseroan.
Dalam keterbukaan informasi Senin (25/5/2026), pemegang saham pengendali, Port Fraser International Ltd akan mengalihkan seluruh hak HMETD yang dimilikinya kepada PT Bakrie Capital Indonesia.
Selain menerima pengalihan hak tersebut, Bakrie Capital Indonesia juga bertindak sebagai pembeli siaga dalam pelaksanaan rights issue.
Adapun jadwal pelaksanaan rights issue menetapkan cum rights di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 Juni 2026.