Sementara itu, saham NATO anjlok 9,49 persen ke Rp286 hingga menyentuh auto reject bawah (ARB). NATO masuk ke papan papan pemantauan khusus dengan mekanisme full-call auction (FCA) setelah disuspensi hampir dua pekan berturut-turut sejak 18 Desember 2025.
Menjelang disuspensi, NATO sempat mencetak auto reject atas (ARA) sebanyak dua kali dengan kenaikan rata-rata harian di atas 24 persen.
(DESI ANGRIANI)