IDXChannel - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) belum merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp596,6 miliar hingga awal 2026.
Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana IPO yang dipublikasikan pada Selasa (13/1/2026), seluruh dana tersebut masih disimpan di PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dalam bentuk simpanan berjangka dengan tingkat bunga sekitar 5 persen.
YUPI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 25 Maret 2025 dan tercatat sebagai emiten ke-11 yang melakukan IPO sepanjang 2025. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan melepas sebanyak 854.448.900 saham dengan harga penawaran Rp2.390 per saham.
Dari IPO tersebut, YUPI menghimpun dana bruto sebesar Rp612,6 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi senilai Rp15,9 miliar, dana bersih yang diterima perseroan mencapai Rp596,6 miliar.
Sesuai prospektus, sekitar 72 persen dana IPO atau sebesar Rp429,60 miliar dialokasikan untuk belanja modal, terutama pembangunan pabrik baru di Nganjuk, Jawa Timur. Fasilitas produksi tersebut ditargetkan mulai beroperasi paling cepat pada 2026.