sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Berburu Saham Konglomerat, Dua Nama Besar Ini Jadi Sorotan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
07/01/2026 11:24 WIB
Reli saham-saham konglomerat, khususnya Grup Bakrie, menjadi penopang utama kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal 2026.
Berburu Saham Konglomerat, Dua Nama Besar Ini Jadi Sorotan. (Foto: Freepik)
Berburu Saham Konglomerat, Dua Nama Besar Ini Jadi Sorotan. (Foto: Freepik)

“Hal ini menjadi sorotan terhadap saham-saham konglomerat yang rata-rata memiliki requirement minimal market cap cukup besar untuk bisa masuk ke dalam konstituen indeks, terutama MSCI dan FTSE,” ujarnya.

Dengan latar tersebut, Michael berpandangan tren penguatan saham konglomerasi masih berlanjut pada 2026, meski dengan dinamika yang tidak sepenuhnya sama seperti sebelumnya.

Sementara, Founder WH Project William Hartanto menilai fenomena saham-saham konglomerat, yang ia juga sebut sebagai new blue chips, berpotensi mencapai fase puncak pada 2026.

“Fenomena new blue chips bisa mencapai puncaknya di 2026,” katanya, pada 24 Desember 2025.

Namun, ia mengingatkan bahwa fase tersebut justru bisa diwarnai dengan pergerakan yang cenderung melambat.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement