AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.82
0.04%
+0.23
IHSG
6556.00
-0.19%
-12.17
LQ45
939.03
-0.03%
-0.31
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27101.98
-0.11%
-29.36
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Bergerak Tak Wajar (UMA), BEI Pantau Saham Rig Tenders (RIGS)

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Rabu, 01 September 2021 11:41 WIB
Imbas dari peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau pergerakan saham RIGS.
Bergerak Tak Wajar (UMA), BEI Pantau Saham Rig Tenders (RIGS) (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)
Bergerak Tak Wajar (UMA), BEI Pantau Saham Rig Tenders (RIGS) (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)

IDXChannel – Imbas dari peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau pergerakan saham PT Rig Tenders Tbk (RIGS).

Berdasarkan keterangan resmi, di laman website BEI, Rabu (1/9/2021), pengumuman UMA sejatinya ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Tercatat dalam laporan terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi pada 27 Agustus 2021 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait terkait penyampaian bukti iklan hasil RUPS. Yakni terkait penyampaian bukti iklan rencana perubahan dalam pengendalian baik langsung maupun tidak langsung terhadap emiten atau perusahaan publik.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham RIGS perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," terang Lidia M Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulisnya di Jakarta, dikutip Rabu (1/9/2021).

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengimbau para investor untuk memerhatikan jawaban RIGS atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.

"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," tandas Lidia dalam keterangan resmi seperti dikutip dari pengumuman tertulis BEI. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD