sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Berkah ‘Boom’ Komoditas, Emiten Batu Bara Ketiban Cuan Gede

Market news editor Melati Kristina - Riset
02/07/2022 18:30 WIB
Kinerja keuangan berbagai emiten batu bara tumbuh signifikan pada triwulan I-2022 di tengah harga komoditas ini yang turut meroket sepanjang tahun.
Berkah ‘Boom’ Komoditas, Emiten Batu Bara Ketiban Cuan Gede. (Foto: MNC Media)
Berkah ‘Boom’ Komoditas, Emiten Batu Bara Ketiban Cuan Gede. (Foto: MNC Media)

Selain INDY, BUMI juga mengalami rugi bersih sebesar Rp169,34 miliar pada triwulan I-2021. Akan tetapi, di periode yang sama tahun ini, BUMI membukukan laba bersihnya sebesar Rp627,17 miliar.

Keberhasilan BUMI dalam turnaround di triwulan pertama tahun ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan bersih emiten sebesar 82,94 persen. Adapun sumber pendapatan BUMI 99,15 persen berasal dari penjualan batu bara dari pihak ketiga yakni mencapai Rp5,03 triliun.

Penjualan batu bara tersebut berasal dari ekspor (Rp2,56 triliun) dan lokal (Rp2,47 triliun). Selain penjualan batu bara, pendapatan bersih emiten ini juga berasal dari penjualan emas yakni Rp35,73 miliar serta jasa pihak ketiga yaitu Rp7,25 miliar.

Di samping itu, pendapatan BUMI juga diperoleh dari beberapa emiten yang menjadi pelanggan dari perusahaan batu bara ini. Adapun terdapat tiga emiten yang memiliki transaksi lebih dari 10 persen dari total pendapatan yaitu Rwood Resources DMCC, PT PLN Persero, dan PT Jhonlin Group.

Rwood Resources DMCC menyumbang pendapatan dari pelanggan terbesar pada emiten ini. Adapun pada triwulan I-2022, pendapatan bersih BUMI dari perusahaan batu bara yang berpusat di Dubai ini mencapai Rp1,70 triliun.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement