IDXChannel - PT Barito Renewables Tbk (BREN) merampungkan penambahan kapasitas pada pembangkit listrik Wayang Windu Unit 1 dan Unit 2 yang dioperasikan oleh anak usaha Star Energy Geothermal.
Dengan selesainya proyek-proyek tersebut, BREN akan mengoperasikan 1 GW kapasitas panas bumi serta 79 MW kapasitas tenaga bayu pada akhir 2026.
"Perseroan berada dalam posisi yang sangat baik untuk merealisasikan target 1 GW kapasitas terpasang panas bumi. Hal ini menjadi tahapan penting bagi perseroan dalam mengantarkan energi baru terbarukan untuk Indonesia," kata Presiden Direktur Barito Renewables Hendra Soetjipto Tan dalam keterangan, Selasa (3/3/2026).
Adapun proyek retrofit Wayang Windu mencakup peningkatan komprehensif pada kedua unit pembangkit. Untuk Unit 1, ruang lingkup pekerjaan meliputi penggantian rotor turbin uap, diafragma dan peralatan bantu terkait, penggantian satu set lengkap menara pendingin termasuk struktur dan peralatan berbahan fiberglass reinforced polymer, serta penggantian impeller pompa hotwheel, motor, dan aksesorisnya.
Sementara proyek Unit 2 melibatkan penggantian rotor turbin uap, diafragma dan peralatan bantu terkait, penggantian peralatan dan komponen internal menara pendingin, serta penggantian impeller pompa hotwheel, motor, dan aksesorisnya.
“Ekspansi berkelanjutan kami mencerminkan keyakinan bahwa energi panas bumi dan angin merupakan pilar fundamental masa depan energi bersih Indonesia. Tonggak ini mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta berkontribusi nyata terhadap perjalanan Indonesia menuju netzero emissions, dengan menyediakan pasokan listrik base load yang andal sekaligus menurunkan intensitas karbon di sektor ketenagalistrikan,” tutur Hendra.
Adapun saat BREN menggelar Initial Public Offering (IPO) pada Oktober 2023, kapasitas terpasang panas bumi perseroan mencapai 886 MW.
Setelah itu BREN melakukan serangkaian peningkatan kapasitas melalui retrofitting maupun unit Salak binary dengan tambahan total kapasitas sebesar 40 MW sehingga mencapai keseluruhan saat ini 926 MW.
Sepanjang 2025, BREN telah memproduksi listrik sebesar 6.885 GWh dari panas bumi. Proyek panas bumi lainnya yang sedang berjalan yaitu pembangunan unit baru untuk Salak unit 7 sebesar 40 MW, Wayang Windu unit 3 sebesar 30 MW, serta penambahan kapasitas Darajat unit 3 sebesar 7 MW, yang seluruhnya ditargetkan rampung akhir tahun ini.
(DESI ANGRIANI)