Jumlah tersebut sudah memperhitungkan pelaksanaan buyback saham pada 2022 sebanyak 647,38 juta saham dengan harga rata-rata pembelian Rp4.634 dan buyback saham pada 2023 sebanyak 293,93 juta saham.
Sesuai aturan, saham treasuri itu harus dialihkan paling lambat tiga tahun. Sejauh ini, yang baru dialihkan saham treasuri hasil buyback 2022 sebanyak 115 juta, sehingga masih ada 532,35 juta saham treasuri hasil buyback yang perlu dialihkan. Seluruh saham treasuri tersebut dialihkan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan direksi/komisaris.
(Rahmat Fiansyah)