IDXChannel - Bursa Korea menyatakan pada Rabu (4/3/2026) bahwa pihaknya mengaktifkan circuit breaker pada indeks KOSPI pada pukul 09.19 WIB, sehingga perdagangan dihentikan sementara (trading halt) selama 20 menit setelah indeks acuan tersebut anjlok 8 persen.
Ini merupakan pertama kalinya sejak Agustus 2024 mekanisme circuit breaker kembali diberlakukan pada indeks tersebut.
Pada pukul 10.35 WIB, KOSPI bahkan sempat jatuh 12,65 persen.
Mengutip Trading Economics, Indeks KOSPI merosot ke level terendah dalam hampir tiga pekan terakhir, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik dan memicu penghindaran risiko secara global.
Harga minyak melonjak setelah Iran mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz. Minyak Brent ditutup di atas USD81 per barel, sementara WTI mendekati USD75 per barel.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kenaikan biaya impor dan tekanan inflasi di Korea Selatan yang bergantung pada energi impor.