sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BRI (BBRI) Realisasikan Rp512,8 Miliar untuk Buyback Saham pada 2025

Market news editor Rahmat Fiansyah
17/01/2026 10:30 WIB
BRI (BBRI) merealisasikan dana pembelian kembali saham (share buyback) sebesar Rp512,8 miliar sepanjang tahun 2025.
BRI (BBRI) merealisasikan dana pembelian kembali saham (share buyback) sebesar Rp512,8 miliar sepanjang tahun 2025. (Foto: Dok. BRI)
BRI (BBRI) merealisasikan dana pembelian kembali saham (share buyback) sebesar Rp512,8 miliar sepanjang tahun 2025. (Foto: Dok. BRI)

IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) merealisasikan dana pembelian kembali saham (share buyback) sebesar Rp512,8 miliar sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut setara dengan 17,1 persen dari dana yang sediakan untuk melakukan buyback saham sebesar Rp3 triliun. Aksi korporasi tersebut juga telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemegang saham dalam RUPS yang diselenggarakan pada 24 Maret 2025.

"Total saham buyback 2025 sebanyak 193.131.400 saham dengan nominal biaya atas buyback Rp512,8 miliar, tidak termasuk biaya komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya," ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny melalui keterbukaan informasi dikutip Sabtu (17/1/2025).

Untuk tahun 2025, BRI membeli saham dengan harga rata-rata Rp3.685,79. Harga saham BBRI di pasar saat ini berada di level Rp3.820 per saham.

Pelaksanaan buyback saham itu membuat saham treasuri BRI makin besar. Per 31 Desember 2025, jumlah saham treasuri mencapai 958,6 juta saham atau setara dengan 0,63 persen dari total saham yang dikeluarkan perseroan.

Jumlah tersebut sudah memperhitungkan pelaksanaan buyback saham pada 2022 sebanyak 647,38 juta saham dengan harga rata-rata pembelian Rp4.634 dan buyback saham pada 2023 sebanyak 293,93 juta saham.

Sesuai aturan, saham treasuri itu harus dialihkan paling lambat tiga tahun. Sejauh ini, yang baru dialihkan saham treasuri hasil buyback 2022 sebanyak 115 juta, sehingga masih ada 532,35 juta saham treasuri hasil buyback yang perlu dialihkan. Seluruh saham treasuri tersebut dialihkan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan direksi/komisaris.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement