Hermawan menilai, kinerja kuartal pertama tahun ini menunjukkan keberhasilan strategi diversifikasi sumber pendapatan yang dijalankan perseroan.
"Kuartal I-2026 memperlihatkan kemampuan BSDE dalam menjaga kualitas pendapatan usaha melalui diversifikasi sumber pendapatan. Pertumbuhan pendapatan penjualan pada segmen komersial, serta pendapatan berulang berhasil memberikan penopang terhadap kinerja BSDE," ujarnya.
Dari sisi neraca, total aset BSDE meningkat menjadi Rp80,13 triliun pada akhir Maret 2026 dengan saldo kas dan setara kas Rp9,76 triliun.
(DESI ANGRIANI)