AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Buat Modal Kerja, Wijaya Karya (WIKA) Raih Pinjaman Rp700 Miliar dari SMI

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 22 Oktober 2021 08:13 WIB
WIKA mendapatkan fasilitas pembiayaan modal kerja dan jaminan berupa tagihan atau piutang (sisa termin) dari SMI
Buat Modal Kerja, Wijaya Karya (WIKA) Raih Pinjaman Rp700 Miliar dari SMI (FOTO:MNC Media)
Buat Modal Kerja, Wijaya Karya (WIKA) Raih Pinjaman Rp700 Miliar dari SMI (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mendapatkan fasilitas pembiayaan modal kerja dan jaminan berupa tagihan atau piutang (sisa termin) atas proyek yang akan dibiayai dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). 

Nantinya, transaksi dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2021. Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Mahendra Vijaya mengatakan nilai maksimum fasilitas pinjamam yang diberikan adalah sebesar Rp700 miliar dengan nilai jaminan sebesar Rp1,66 triliun.  

Adapun transaksi ini merupakan transaksi pinjaman dan pemberian jaminan yang diterima secara langsung dari perusahaan pembiayaan infrastruktur sehingga transaksi ini cukup dilakukan pelaporan sebagaimana dalam ketentuan Pasal 6 POJK 42/2020. 

"Pertimbangan dilakukannya transaksi ini adalah untuk keperluan pembiayaan modal kerja dalam rangka melaksanakan atau menyelesaikan pembangunan atau pekerjaan beberapa proyek infrastruktur Perseroan," ujar Mahendra dikutip, Jumat (22/10/2021). 

Terdapat hubungan afiliasi diantara Pihak yang bertransaksi yaitu antara Perseroan dan SMI, yang mana keduanya merupakan BUMN yang kepemilikan sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia.  

WIKA merupakan perusahaan dengan pemegang saham adalah Pemerintah Republik Indonesia yang kepemilikan sahamnya sebesar 65,05 persen, dan SMI merupakan perusahaan dengan pemegang saham adalah Pemerintah Republik Indonesia yang kepemilikan sahamnya sebesar 100 persen. 

Dengan demikian, diantara Perseroan dan SMI memiliki hubungan afiliasi dikarenakan secara langsung dikendalikan oleh Pemegang Usaha Utama yang sama dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD