AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Buat Tambahan Modal, SLJ Global (SULI) Raih Pinjaman USD3 Juta dari Max Wisdom

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Minggu, 23 Januari 2022 13:15 WIB
Adapun pinjaman tersebut diteken melalui anak usaha SULI yakni PT Nityasa Prima pada 11 Januari 2022.
Buat Tambahan Modal, SLJ Global (SULI) Raih Pinjaman USD3 Juta dari Max Wisdom  (FOTO:MNC Media)
Buat Tambahan Modal, SLJ Global (SULI) Raih Pinjaman USD3 Juta dari Max Wisdom (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT SLJ Global Tbk (SULI) memperoleh pinjaman jangka pendek sebesar USD3 juta dari Max Wisdom International Industrial Limited untuk menunjang kinerja perseroan. 

Adapun pinjaman tersebut diteken melalui anak usaha SULI yakni PT Nityasa Prima pada 11 Januari 2022. 

"Pinjaman tersebut akan digunakan olehh PT Nityasa Prima antara lain untuk investasi dalam kegiatan usahanya," kata Presiden Direktur SULI Amir Sunarko melalui Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu (23/1/2022). 

Amir memaparkan kondisi keuangan perseroan masih belum mencapai perbaikan yang diharapkan. Satu di antara penyebab krisis tersebut adalah terbatasnya akses terhadap pembiayaan modal kerja usaha. 

"Upaya yang dilakukan manajemen adalah untuk terus berupaya menjaga ketersediaan modal kerja perusahaan untuk menunjang operasional," tutur Amir. 

Dengan diperolehnya pinjaman ini, Amir memperkirakan ada penambahan beban kewajiban keuangan perseroan menjadi USD53,29 juta. 

Mengintip kinerja keuangan terakhir per Juni 2021, SULI diketahui membukukan pendapatan usaha sebesar USD21,61 juta hingga kuartal kedua tahun 2021. Angka tersebut masih berada di bawah periode sama tahun 2020 sebesar USD27,52 juta. 

Ekspor kayu lapis menjadi penopang utama pendapatan perseroan selain kayu gergajian dan lapis olahan. Sementara total pendapatan dari dalam negeri masih jauh dari pengiriman mancanegara. 

Kendati pendapatan menurun, rugi bersih perseroan terpangkas menjadi USD5,46 juta dari rugi yang dicapai periode sama tahun 2020 sebesar USD9,52 juta.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD