AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

PLN Kesulitan Batu Bara, PTBA Tingkatkan Pasokan Bahkan Melebih Batas DMO

ECONOMICS
Athika Rahma
Jum'at, 14 Januari 2022 17:26 WIB
Pemerintah sempat menutup keras ekspor baru bara karena PT PLN (Persero) kesulitan mendapatkan pasokan dan mengancam produksi listrik nasional.
PLN Kesulitan Batu Bara, PTBA Tingkatkan Pasokan Bahkan Melebih Batas DMO (FOTO: MNC Media)
PLN Kesulitan Batu Bara, PTBA Tingkatkan Pasokan Bahkan Melebih Batas DMO (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah sempat menutup keras ekspor baru bara karena PT PLN (Persero) kesulitan mendapatkan pasokan dan mengancam produksi listrik nasional. Kondisi tersebut membuat PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang merupakan bagian MIND ID memasok lebih banyak batu bara ke PLN melebih ketentuan.

Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Niko Chandra menegaskan, sebagai BUMN, MIND ID selalu mematuhi peraturan pemerintah.

"Terkait polemik yang sedang hot issue awal tahun ini, prinsipnya MIND ID sebagai bagian BUMN tentunya kami comply terhadap regulasi. Terkait kebutuhan batu bara dalam negeri atau DMO ini jadi komitmen yang kami pegang di MIND ID," ujar Niko dalam diskusi virtual, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut, Niko menandaskan PT Bukit Asam selalu menenuhi kewajiban DMO yang sudah ditetapkan, bahkan melebihi ketentuan.

"Jadi ini bagian kita dukung ketahanan energi nasional," ujar Niko.

Sebelumnya, Kementerian ESDM memutuskan untuk menutup keras ekspor batu bara. Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan batu bara untuk pembangkit PLN dan swasta.

Saat ini, ekspor kembali dibuka perlahan namun mendahulukan perusahaan yang sudah memenuhi kewajiban DMO. Tetapi, larangan ekspor ini masih belum resmi dicabut. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD