Sepanjang 2025, BMHS telah menghadirkan sejumlah layanan medis kompleks, mulai dari transplantasi ginjal hingga Robotic Skin Sparing Mastectomy pertama di Asia Tenggara.
"Selama ini BMHS secara konsisten membangun kapabilitas layanan medis kompleks yang ditopang oleh sumber daya manusia yang mumpuni dan teknologi presisi, termasuk pemanfaatan robotic surgery pada kasus-kasus tertentu. Upaya ini kami jalankan agar masyarakat memiliki kepercayaan dan pilihan layanan yang aman, terintegrasi, dan dapat diandalkan di Indonesia," ujar Agus.
Di sisi lain, industri kesehatan dihadapkan pada tantangan untuk tetap tumbuh secara berkelanjutan di tengah peningkatan biaya operasional dan kebutuhan investasi jangka panjang. Dalam konteks tersebut, efisiensi, optimalisasi aset, serta disiplin finansial menjadi faktor kunci untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi dan keberlanjutan bisnis.
"Di tengah industri yang semakin selektif, BMHS berfokus pada kualitas layanan, inovasi, dan integrasi ekosistem sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang perusahaan," kata Agus.
Dari sisi kinerja keuangan, hingga kuartal III-2025 BMHS mencatat laba bersih sebesar Rp20,01 miliar, turun tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,17 miliar.