Namun, optimisme tersebut mulai memudar pada Kamis. Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang nyaris tidak berubah, sementara kontrak berjangka Wall Street bergerak sedikit lebih rendah usai mencatatkan kenaikan tipis di sesi sebelumnya.
“Kita baru saja berpesta besar, sekarang semua orang mabuk dan sedang memulihkan diri sambil menunggu pesta berikutnya,” ujar analis pasar di IG, Tony Sycamore.
Meskipun kesepakatan dagang AS-China sempat menjadi angin segar bagi pasar, ketidakjelasan arah kebijakan dagang Trump tetap menyisakan ketidakpastian mengenai prospek ekonomi global. Investor juga masih menunggu detail kesepakatan dagang dengan negara-negara lain.
“Ada semacam keraguan untuk mendorong pasar naik lebih jauh dari sini,” kata Sycamore.
“Saya tidak yakin investor asing akan buru-buru kembali mengambil posisi overweight di saham-saham AS, karena kepercayaan mereka telah terguncang akibat berbagai peristiwa dalam beberapa bulan terakhir—baik dari sisi tarif maupun kebijakan politik,” tuturnya.