Berbeda, ASX 200 Australia menguat 0,24 persen dan STI Singapura naik 0,08 persen.
Di Amerika Serikat (AS), indeks Wall Street pada Kamis waktu setempat setelah serangan Iran terhadap dua kapal tanker minyak memicu lonjakan harga minyak mentah mendekati USD100 per barel.
Lonjakan ini memperburuk kekhawatiran inflasi dan mendorong investor meninggalkan pasar saham.
Ketiga indeks utama Wall Street turun lebih dari 1,5 persen dalam aksi jual luas.
Hampir seluruh sektor terkoreksi tajam, kecuali energi dan sebagian saham defensif. S&P 500 bahkan mencatat penurunan persentase tiga hari terbesar dalam sebulan terakhir.