Mengutip Reuters, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, kembali menegaskan komitmennya untuk tetap menutup Selat Hormuz.
International Energy Agency (IEA) juga memperingatkan bahwa perang yang melibatkan Iran memicu gangguan pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi global.
Kontrak minyak mentah WTI ditutup melonjak 9,7 persen dalam sehari, sementara Brent naik 9,2 persen dan sempat menyentuh USD100 per barel.
Sementara itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump disebut telah meminta perusahaan minyak dan pelayaran AS bersiap menghadapi kemungkinan pengabaian sementara Jones Act, undang-undang pelayaran domestik yang telah berlaku lebih dari satu abad. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya meredam kenaikan harga bahan bakar.
Dow Jones Industrial Average turun 1,56 persen ke 46.677,85. S&P 500 melemah 1,52 persen ke 6.672,58, sedangkan Nasdaq Composite jatuh 1,78 persen ke 22.311,98. (Aldo Fernando)