Pelaku pasar menyambut positif harapan tercapainya penyelesaian konflik. Pada sesi sebelumnya, Brent sempat menyentuh USD91,42 per barel, level tertinggi sejak pertengahan Juni.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Senin, Teheran telah menerima usulan dari para mediator mengenai gencatan senjata selama 10 hari.
Langkah tersebut ditujukan sebagai jalan menuju kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran.
"Saya pikir situasinya sangat tidak biasa karena investor masih mencoba melihat keadaan dari sisi yang lebih optimistis. Mereka pernah menghadapi situasi serupa beberapa bulan lalu dan berharap hasilnya akan sama," kata Kepala Strategi Pasar ATFX Global di Sydney, Nick Twidale, dikutip Reuters.
Menurut Twidale, kekhawatiran bahwa konflik dapat semakin tidak terkendali dan meluas di kawasan terus meningkat.