Periode penawaran tender wajib ini berlangsung mulai 9 Februari hingga 10 Maret 2026. Perusahaan investasi berbasis di Singapura ini menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan pembayaran penuh kepada seluruh pemegang saham yang berhak dalam pelaksanaan tender offer tersebut.
Sebelumnya, Calculus Investment resmi mengakuisisi 32,19 persen saham STAR senilai Rp135,95 miliar pada 20 November 2025.
Transaksi ini menjadikan Calculus sebagai pengendali baru menggantikan PT Kencana Selaras Sejahtera (KSS), dengan harga pembelian Rp88 per saham.
Adapun saham STAR disuspensi Bursa sejak 29 Januari lalu setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan hingga menyentuh auto reject atas (ARA) dalam dua hari.
Saham Buana Artha diperdagangkan terakhir pada Rabu (28/2/2026) di harga Rp780 atau melesat 24,80 persen. Dalam satu bulan, saham tersebut mengakumulasi kenaikan sebesar 74,11 persen.
(DESI ANGRIANI)