AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Cari Dana Segar Rp2 Triliun, Bank Bisnis (BBSI) Bakal Gelar Right Issue

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 14 September 2021 14:35 WIB
PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Cari Dana Segar Rp2 Triliun, Bank Bisnis (BBSI) Bakal Gelar Right Issue. (Foto: MNC Media)
Cari Dana Segar Rp2 Triliun, Bank Bisnis (BBSI) Bakal Gelar Right Issue. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan harga penawaran Rp100 per saham dengan target penambahan modal inti tahun 2021 sebesar Rp2 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (14/9/2021), Direksi Perseroan berencana untuk melakukan PMHMETD (PUT II) dalam jumlah sebanyak-banyaknya 434.782,609 saham atau 14,37% dari modal disetor Perseroan pada saat pengumuman RUPSLB.

“Pengeluaran saham-saham Perseroan melalui Penambahan Modal dengan HMETD tersebut akan dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat dan harga pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di Pasar Modal,” tulis Direksi BBSI dalam keterangan resminya, Selasa (14/9/2021).

Perseroan melaksanakan PMHMETD untuk memenuhi ketentuan POJK 12/2020 pada BAB IV tentang Modal Inti dan CEMA minimum, dimana Perseroan bermaksud untuk melaksanakan pemenuhan Modal Inti tahun 2021 sebesar Rp2 triliun.

Selain itu, PMHMETD oleh Perseroan juga dapat memperkuat struktur permodalan Perseroan dan sebagai tambahan modal kerja Perseroan untuk mendukung kegiatan usaha Perseroan sebagai Bank Umum Swasta Non Devisa, terutama dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah yang akan direalisasikan secara bertahap. 

Nantinya, setelah pelaksanaan PMHMETD maka para pemegang saham Perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu, persentase kepemilikan saham secara keseluruhan akan terdilusi sebesar maksimum 12,56%.

“Seluruh dana hasil PMHMETD ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan sebagai tambahan modal kerja Perseroan dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah yang akan direalisasikan secara bertahap,” tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD