AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Cermati Empat Tips Memilih Saham Big Capital untuk Pemula

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 09 Desember 2021 09:03 WIB
Saham big capital untuk pemula tentunya menjadi pilihan utama.
Cermati Empat Tips Memilih Saham Big Capital untuk Pemula. (Foto: Saham Big Capital untuk Pemula)
Cermati Empat Tips Memilih Saham Big Capital untuk Pemula. (Foto: Saham Big Capital untuk Pemula)

IDXChannel Saham big capital untuk pemula tentunya menjadi pilihan utama. Pasalnya, perusahaan big capital atau big cap ini merupakan perusahaan yang memiliki kapitalisasi besar di atas Rp10 triliun dan telah melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jika memiliki nominal rupiah atau uang yang Anda sisihkan untuk berinvestasi, tidak ada salahnya membeli salah satu dari saham-saham yang masuk ke dalam kategori big cap. Tak sedikit investor yang menilai bahwa dengan membeli saham-saham perusahaan big cap merupakan langkah yang tepat dalam hal berinvestasi, terutama bagi investor pemula. Saham-saham yang masuk kedalam kategori big cap dikenal sering membagikan dividen atau pembagian keuntungan dari laba bersih kepada para pemegang saham.

Adapun beberapa saham dengan kapitalis tinggi di BEI yakni Astra Internasional Tbk (ASII), Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan lainnya.

Adapun tips memilih saham big capital untuk pemula yang dikutip dari berbagai sumber yakni:

1. Cek dan pilih perusahaan di industri yang Anda pahami
Jika ingin berinvestasi, Anda harus memiliki prinsip. Dimana prinsip tersebut mengharuskan investor paham terkait industry yang akan dibeli sahamnya. Tetunya, hal ini akan memudahkan Anda ke depannya untuk menganalisis fundamental perusahaan dan risikonya.

2. Ketahui kepemilikan saham dan manajemen perusahaan
Dalam hal berinvestasi, harus idperhatikan kepemilikan saham dan manajemen dari perusahan terkait. Karena hal itu bisa jadi penentu kemajuan perusahaan kedepannya. Anda bisa melakukan pengecekan manajemen dan kepemilikan saham secara online di laman resmi Indonesia Stock Exchange (IDX) atau BEI, dan situs resmi perusahaan terkait.

3. Ketahui dan analisa tren pendapatan, laba, dan margin
Bagi investor pemula yang ingin membeli saham di perusahaan big cap, lakukan terlebih dahulu analisa tren pendapatan, laba, margin perusahaan, pendapatan, laba, rasio price-to-sales (P/S0 dan rasio price to-earnings (P/E).

4. Lakukan riset dan pahami riwayat harga saham
Tips berikutnya, yakni cek riwayat harga saham yang menjadi faktor yang perlu diperhatikan sebelum Anda membeli saham perusahaan big cap. Sebab, hal ini bisa menjadi analisa dan gambaran Anda terkait kondisi keuangan dan saham perusahaan di masa mendatang. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD