Selain itu, salah satu pembeda utama kinerja pada kuartal ini terletak pada keunggulan operasional pabrik, didukung sourcing proaktif dan diversifikasi pasokan, sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam penggunaan berbagai jenis bahan baku.
"Pendekatan yang adaptif dan eksekusi yang solid ini memungkinkan grup mengolah minyak mentah dan intermediate yang lebih menguntungkan di tengah kondisi pasar yang ketat, sekaligus menjaga tingkat utilisasi dan yield produk tetap tinggi," kata manajemen Chandra Asril dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).
Di tengah industri petrokimia yang menantang, perseroan tetap menjalankan operasional secara disiplin dan mengendalikan biaya. Perseroan juga menyelesaikan investasi utama seperti ekspansi fasilitas Butene-1 dan MTBE di Cilegon, Banten.
Selain itu, anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga terus mengembangkan kapabilitas infrastruktur di bidang logistik, penyimpanan, dan utilitas di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat integrasi, meningkatkan efisiensi biaya, serta menciptakan sumber pendapatan berulang yang lebih stabil.
(Rahmat Fiansyah)