Sejalan dengan pertumbuhan industri, CLEO juga mencatatkan peningkatan kinerja pada awal 2026. Hingga kuartal I-2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar. Sementara itu, laba bersih konsolidasi tercatat sebesar Rp122,6 miliar, naik 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Melisa mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang oleh kontribusi seluruh segmen bisnis perusahaan.
“Pertumbuhan kinerja yang solid ini didorong oleh seluruh segmen bisnis Perseroan, sehingga memberikan keyakinan terhadap prospek usaha ke depan,” katanya.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, CLEO berencana melanjutkan ekspansi bisnis sepanjang tahun ini. Strategi tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi, pengembangan variasi produk, serta inovasi untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Perseroan menilai langkah ekspansi tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi di industri AMDK yang masih menunjukkan prospek positif.
(Shifa Nurhaliza Putri)