IDXChannel - Danantara Indonesia memastikan akan terus melakukan pembelian saham-saham lokal dalam waktu dekat.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir menyebut, aktivitas investasi akan mulai digelontorkan secara aktif melalui manajer investasi yang telah ditunjuk.
Danantara akan bersikap selektif dalam menempatkan dana investasi, dengan fokus pada perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental baik.
"Kita ingin masukkan investment. Perusahaan-perusahaan memiliki fundamental yang sangat baik, company yang sangat baik, dengan valuasi yang menarik, dan terakhir likuiditas yang bagus. Itu juga sangat penting," kata Pandu saat dijumpai di BEI pada Minggu (1/2/2026).
Pandu mengungkapkan, sekitar 50 persen portofolio investasi Danantara akan ditempatkan di dalam negeri. Namun, alokasi tersebut tidak sepenuhnya masuk ke pasar saham.
"Sebagian akan ada di pasar modal. Tentu kita ingin berpihak pada pasar modal Indonesia. Kita bisa masuk baik di bond ataupun di equity," kata Pandu.
Meski demikian, Pandu enggan merinci secara spesifik porsi investasi yang akan digelontorkan. Jika itu diumabr maka pasar akan dengan cepat membaca strategi investasi.
"Saya enggak bakal juga describe specifically berapa persen, karena pemain-pemain pasar modal ini sangat pintar. Yang pasti kita akan terus berinvestasi di pasar modal Indonesia," katanya.
Pada perdagangan Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka koreksi 0,28 persen ke level 8.306 awal pekan. Indeks saham sempat berada di level tertinggi 8.313, namun hingga pukul 09.15 WIB, IHSG anjlok 4,05 persen ke 7.987.
Sebanyak 265 saham naik, 123 saham turun, dan 570 saham lainnya stagnan atau tidak berubah. Seluruh sektor kompak melemah dipimpin bahan baku yang ablok 9 persen, dan sektor energi serta siklikal masing-masing turun 7 persen.
(DESI ANGRIANI)