"Kami tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah kami tetapkan," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, Danantara telah membeli saham aplikator ojol. Dengan keberadaan Danantara sebagai pemegang saham, hal ini membuat pemerintah bisa menurunkan potongan tarif yang dipungut aplikator dari ojol. Pemerintah telah membuat aturan potongan maksimal aplikator maksimal 8 persen.
"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain," ujar Dasco saat audiensi dengan buruh di DPR RI, Jumat (1/5/2026).
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga saat ini tidak ada nama Danantara dalam pemegang saham PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Satu-satunya entitas yang dekat dengan pemerintah yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang memiliki sekitar 23,72 miliar saham GOTO atau setara dengan 1,99 persen dari total saham beredar.
Begitu juga dengan saham Grab Holdings Limited yang listing di bursa Nasdaq. Sejumlah pemegang saham besar perusahaan aplikasi asal Singapura yang tercatat saat ini Uber Technologies, Inc (13,49 persen), Toyota Motor Corp (5,61 persen), dan Blackrock Inc (3,16 persen).
(Rahmat Fiansyah)