Dari sisi neraca, total aset DCII meningkat menjadi Rp8,01 triliun hingga 30 Juni 2026, dibandingkan Rp6,64 triliun per 31 Desember 2025.
Sementara itu, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp3,27 triliun hingga akhir Juni 2026, dari Rp2,64 triliun pada akhir 2025.
Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan bisnis DCII pada paruh pertama 2026, ditopang oleh peningkatan pendapatan yang mampu mengimbangi kenaikan beban operasional.
(Shifa Nurhaliza Putri)