AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Dear Investor! IHSG Diprediksi Menguat, Perhatikan Level Support dan Resisten Ini

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 20 September 2021 08:20 WIB
Pergerakan IHSG pekan ini dimungkinkan mengikuti penguatan pada akhir pekan kemarin, yang ditutup 23,3 poin (0,38%) di level 6.133,246.
IHSG Diprediksi Menguat (ilustrasi)
IHSG Diprediksi Menguat (ilustrasi)

IDXChannel - Pengamat pasar modal Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada mencermati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini dimungkinkan mengikuti penguatan pada akhir pekan kemarin, yang ditutup 23,3 poin (0,38%) di level 6.133,246.

Sebab, peningkatan volume transaksi akhir pekan lalu dinilai dapat mendorong performa indeks menuju kenaikan awal pekan ini.

"Terkait dengan pergerakan IHSG di pekan ini, harusnya dengan adanya penguatan di akhir pekan kemarin memperlihatkan mulai meningkatnya volume beli sehingga berpotensi dapat mengangkat IHSG di pergerakan selanjutnya," kata Reza membalas pesan MNC Portal, Minggu malam, (19/9/2021).

Seperti diketahui, volume perdagangan akhir pekan lalu mencapai 30,9 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp16,31 triliun, meningkat dari rata-rata transaksi harian.

Sedangkan akumulasi beli investor asing terpantau tembus setengah triliun yaitu Rp584,93 miliar di pasar reguler, dengan profit taking Rp39,26 miliar di market negosiasi-tunai. Sehingga akumulasi net-buy asing sebanyak Rp545,68 miliar.

Mencermati angka tersebut pekan lalu, Reza memandang ada pengaruh dari bursa saham global menyusul langkah The Fed jelang tapering off dan sentimen makro lainnya.

"Pergerakan selama sepekan kemarin sideways cenderung menguat tipis seiring sentimen imbas bursa saham global terkait dengan sikap The Fed dan sentimen makro." tuturnya.

Analisanya, target resisten IHSG berada di level 6.187-6.210, dan titik support ada di area 6.067-6.085. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD