IDXChannel – Sejumlah saham emiten raksasa (big cap) ditutup merosot pada perdagangan di awal Desember, Senin (2/12/2024), menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga mendekati level psikologis 7.000.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi hampir 1 persen, tepatnya 0,95 persen, ke level 7.046,99. Nilai transaksi mencapai Rp10,40 triliun dan volume 19,12 miliar saham.
Sebanyak 370 saham melemah dan hanya 222 saham menguat, sedangkan sisanya 199 stagnan.
Dengan ini, IHSG terdepresiasi selama 4 hari bursa berturut-turut, mengimplikasikan penurunan 2,06 persen dalam sepekan. IHSG sendiri tertekan sejak akhir Oktober 2024, sudah turun 6,11 persen dalam sebulan.
Seiring pelemahan IHSG pada Senin (2/12), saham empat bank besar, yang merupakan salah satu penopang utama indeks, kompak memerah.