Dari Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merosot 15 persen ke Rp1.105 per saham, disusul PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang ambles 15 persen menjadi Rp680 per saham.
Tekanan serupa juga menimpa PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang turun 14,81 persen.
Sementara itu, dari Grup Barito milik Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) tumbang 15 persen ke Rp6.000 per saham, diikuti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). Saham lain yang terafiliasi Prajogo juga mencatatkan penurunan tajam.
Dari kelompok usaha yang dipimpin Happy Hapsoro, tekanan jual hingga ARB terjadi pada PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), hingga PT Pakuan Tbk (UANG).
Saham-saham milik Haji Isam turut terkapar hingga ARB, antara lain PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).