Proyek ini memiliki kapasitas produksi hingga 5 juta ton batu bara per tahun dengan nilai kontrak diperkirakan mencapai sekitar Rp22 triliun.
Meski demikian, Bahana menurunkan target harga saham DEWA menjadi Rp600 per unit dari sebelumnya Rp850 per unit. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mencerminkan kenaikan premi risiko yang dinilai lebih tinggi.
Kendati target harga dipangkas, Bahana tetap mempertahankan rekomendasi buy terhadap saham DEWA.
Pada perdagangan Senin (6/7/2026) hingga pukul 09.23 WIB, saham DEWA menguat 3,18 persen ke level Rp322 per unit. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.