IDXChannel - Amazon telah memiliki cukup satelit untuk mulai menawarkan layanan internet Leo pada akhir tahun ini.
Dilansir dari Euronews pada Senin (6/7/2026), Leo diharapkan dapat menyaingi Starlink milik SpaceX pimpinan Elon Musk.
Perusahaan meluncurkan 29 satelit ke orbit dengan roket United Launch Alliance Atlas V pekan lalu, mengerek jumlah totalnya menjadi lebih dari 390 satelit.
"Itu cukup untuk mendukung layanan berkelanjutan di berbagai wilayah," kata Wakil Presiden Amazon Leo Chris Weber dalam sebuah unggahan di X.
Baca Juga:
Amazon mengumumkan proyek internet satelitnya pada 2019. Perusahaan memberikan nama Leo untuk proyek tersebut pada November 2025.