Dian mengibaratkan langkah perseroan di 2025 seperti 'mundur sejenak' untuk mengevaluasi seluruh aspek fundamental, mulai dari tata kelola (governance) hingga budaya kerja, demi menyiapkan fondasi yang lebih kokoh.
Visi Telkom 30 memiliki objektif utama untuk meningkatkan Total Shareholder Return (TSR) yang akan bermuara pada peningkatan nilai kapitalisasi pasar (market cap). Dian menargetkan market cap Telkom pada 2030 tidak hanya tumbuh secara linear, melainkan bisa melonjak berlipat ganda.
Untuk mencapai target ambisius tersebut, Telkom akan fokus pada infrastruktur digital dan melakukan perampingan (streamlining) struktur grup.
Saat ini, kata Dian, Telkom tercatat memiliki lebih dari 60 anak usaha, di mana beberapa di antaranya dinilai sudah tidak sejalan dengan kekuatan utama (core strength) perseroan.