"Seharusnya (pemilihan direksi) tidak (menunggu demutualisasi rampung) ya, karena prosesnya sudah harus dimulai sejak beberapa hari kalender untuk persyaratan sejumlah calon sebelum masa berakhir direksi sekarang," kata Hasan.
Rencana demutualisasi BEI ini sejalan dengan rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menjadi salah satu pemegang saham BEI. Setelah dimutualisasi, saham BEI tidak hanya dimiliki oleh Anggota Bursa (AB), melainkan pihak luar termasuk Sovereign Wealth Fund (SWF) seperti Danantara.
(Rahmat Fiansyah)