Wilayah operasional pertambangan nikel milik perseroan berada di Morowali Utara (Sulawesi Tengah), Halmahera Timur (Maluku Utara), dan Kupang (NTT). Pertambangan ini dikelola oleh anak-anak perusahaan DKFT.
DKFT Saham Perusahaan Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, per 30 November 2025 pengendali saham DKFT Kiki Hamidjaja dan PT Jinsheng Mining, masing-masing memiliki 142 juta dan 3,47 juta saham.
Jumlah kepemilikan itu setara dengan 2,53 persen dan 61,63 persen dari total saham terdaftar. Sedangkan masyarakat (non-warkat) memiliki 1,86 miliar saham, setara 33,17 persen dari total saham terdaftar.
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham DKFT, atau pemilik perusahaan, adalah Kiki Hamidjaja. Dia kini menjabat sebagai presiden direktur di perseroan.
Pada perdagangan Rabu 7 Januari 2026, saham DKFT ditutup di harga Rp990 per saham, naik 3,13 persen dari pembukaan. Dalam satu tahun terakhir, DKFT mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 232,57 persen.
Itulah informasi singkat tentang DKFT saham perusahaan apa.
(Nadya Kurnia)