sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DMO Batu Bara Dikaji Naik, Dampaknya Bisa Berbeda bagi Emiten

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
22/06/2026 12:30 WIB
Rencana pemerintah untuk menaikkan kewajiban pasokan batu bara domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) berpotensi membawa dampak berbeda bagi perusahaan.
DMO Batu Bara Dikaji Naik, Dampaknya Bisa Berbeda bagi Emiten. (Foto: iStock)
DMO Batu Bara Dikaji Naik, Dampaknya Bisa Berbeda bagi Emiten. (Foto: iStock)

Sementara itu, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dinilai lebih resilien karena memiliki portofolio bisnis yang lebih terdiversifikasi.

Namun, kondisi dapat berbeda apabila kebijakan pemerintah lebih mengarah pada kenaikan harga DMO, misalnya dari USD70 menjadi USD80-90 per ton.

Dalam skenario ini, kenaikan harga akan langsung meningkatkan nilai penjualan batu bara domestik yang sudah berjalan dan sebagian besar manfaatnya akan mengalir ke laba perusahaan.

PTBA menjadi emiten yang paling berpotensi menikmati dampak positif karena memiliki basis pasar domestik terbesar.

Sebaliknya, manfaat bagi ITMG dan AADI akan lebih terbatas karena kontribusi penjualan domestik mereka relatif kecil, hanya sekitar 19-22 persen.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement