Selain geopolitik, pasar juga akan mencermati arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed). Meski data inflasi dan penjualan ritel AS terbaru menunjukkan perkembangan yang relatif positif, Ibrahim memperkirakan mayoritas anggota The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan bulan ini.
Rupiah 2027 Berpotensi Tembus Rp18.000 per USD
Tekanan terhadap rupiah juga menjadi perhatian dalam kerangka asumsi makro RAPBN 2027. Pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp17.500 per USD
Ibrahim menilai target tersebut menghadapi tantangan apabila tekanan eksternal dan ketegangan geopolitik global masih berlanjut. Bahkan, dia memperkirakan nilai tukar rupiah pada 2027 berpotensi berada di atas Rp18.000 per USD
“Saya melihat bahwa ada kemungkinan besar yang di tahun 2027 rupiah itu kemungkinan di atas 18.000. Nah artinya apa? Ini pun juga kalau seandainya rupiah masih di atas 17.500 ini kemungkinan besar akan membuat defisit anggaran lebih dari 2,86 persen apabila rupiah terus mengalami pelemahan,” katanya.
Selain nilai tukar, Ibrahim menyoroti asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan sebesar USD75 per barel dalam RAPBN 2027.