sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
25/06/2026 06:53 WIB
Gejolak harga minyak global menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan. (Foto: Magnific)
Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan. (Foto: Magnific)

"Kenaikan imbal hasil obligasi AS membuat negara berkembang harus memilih antara menaikkan suku bunga domestik atau menghadapi tekanan terhadap mata uang dan arus keluar modal," tulis Arief dalam risetnya.

Dia menilai Indonesia kemungkinan lebih mengutamakan stabilitas ekonomi dan likuiditas eksternal apabila terjadi lonjakan harga minyak dalam jangka panjang.

Pemerintah dan otoritas moneter diperkirakan memprioritaskan menjaga aliran modal, mempertahankan stabilitas rupiah, serta mengendalikan tekanan eksternal dibandingkan mengejar pertumbuhan ekonomi agresif.

"Dalam skenario tersebut, rupiah dapat terus melemah secara moderat, sementara suku bunga berpotensi naik lebih cepat dari ekspektasi pasar," ujar Arief.

Arief mencontohkan krisis likuiditas dolar Bangladesh pada 2022, ketika cadangan devisa negara tersebut dilaporkan turun dari hampir USD8 miliar menjadi hanya sekitar USD50 juta. Situasi itu menjadi gambaran risiko yang ingin dihindari oleh negara-negara berkembang saat menghadapi tekanan eksternal.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement